Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan Hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan

Jumat, 31 Oktober 2014

Prayudhi Azwar : Demokrasi dalam Konfigurasi yang Terindah




                                    
                                       


Prayudhi Azwar  : Demokrasi dalam Konfigurasi yang Terindah
~ Demokrasi dalam Konfigurasi yang Terindah ~
Jokowi – JK dan KIH memegang tampuk kekuasaan pemerintahan.
Prabowo – Hatta dan KMP mengendalikan kekuasaan di parlemen.
Indah dan cantik sekali.

Jujur, belum pernah Indonesia memiliki komposisi penguasa dan oposisi yang keseimbangannya mendekati sempurna seperti ini. Keseimbangan ini memastikan bibit diktator tidak mendapat lahan subur untuk tumbuh.
Pemerintah terpacu adrenalinnya untuk menelurkan serentetan kebijakan pro-rakyat dan pro-NKRI. Itu syarat yang sungguh elok untuk mampu bertahan dan menetralisir suara kritis dari gedung parlemen. Sebaliknya, wakil rakyat dari kubu oposisi kian dipaksa menghindari perilaku koruptif manipulatif, bila tak ingin dijadikan bulan-bulanan oleh penegak hukum yang dikendalikan eksekutif.
Karenanya, seluruh rakyat Indonesia, baik pendukung Jokowi-JK atau Prabowo-Hatta patut bergembira dan optimis menatap masa depan Indonesia. 
Inilah momentumnya bagi Indonesia.

Keikhlasan hati Probowo-Hatta dan mitra koalisinya untuk mengakui dan mendukung Pemerintahan Jokowi-JK sungguh tidak mudah. Membutuhkan kebesaran jiwa. Meminta pemerintahan berkinerja tinggi melayani kepentingan rakyat, sembari teguh menahan diri untuk tidak berdagang sapi kursi menteri, adalah peristiwa bersejarah. Mematangkan bangunan demokrasi.
Kita patut bersyukur, masih ada elite-elite politik yang dengan sadar memberikan teladan sikap negarawan. Mampu meredam ambisi kekuasaan demi kepentingan yang lebih besar, kepentingan Indonesia Raya! 

Meski saat ini sejarah juga mencatat sekelompok kecil wakil rakyat masih terengah-engah mencapai taraf negarawan, dan membentuk DPR Tandingan, kita coba maklumi. Sambil menyadarkan bahwa tindakan itu tidak saja memundurkan demokrasi, tapi juga mempermalukan diri sendiri, tidak konstitusional, bersifat makar dan memiliki implikasi hukum yang tidak kecil jika diteruskan. Semoga waktu menyadarkan mereka, bahwa berprofesi sebagai politisi di masa kini menuntut akal sehat dan konsistensi bermain dalam koridor konstitusi. 

Berorientasi kekuasaan dan memelihara kepentingan jangka pendek semata akan membuat politisi tenggelam ditelan arus masyarakat Indonesia yang kian cerdas. Dinamika parlemen ini kita doakan bersifat mendewasakan. Agar mereka segera tersadar dan bahu-membahu berkerja cepat merevisi 120 UU yang tidak pro-NKRI dan pro-rakyat.

Kita bisa lihat sisi baik dari kabinet Jokowi-JK saat ini. Nama-nama yang tersangkut pelanggaran HAM berat, koruptor dan ‘neo-lib’, tidak begitu mendapatkan tempat strategis. Beberapa figur menteri yang tidak mencontohkan keteladanan pejabat publik, seperti merokok di depan publik, menuai kritik yang tajam. Tapi justru kritik itu memicu adrenalin sang menteri menghadirkan keberpihakan dan kinerja yang tinggi.
Maka kritik kian terbukti menjadi asupan gizi, menyehatkan kinerja pemerintahan. Kritik menjadi kian berharga, karenanya harus dibebaskan dari segala rasa takut. Kritik perlu diberi ruang penghargaan. Pengkritik pemerintahan adalah orang-orang terhormat yang peduli dan cinta pada tanah airnya. 

Mereka menetapkan standar yang tinggi atas kinerja setiap pelayan-pelayan public di negeri ini.
Maka kewajiban kita bersama memastikan konfigurasi indah ini terjaga. Semangat kritis ditengah masyarakat perlu terus didorong dan jangan pernah terbungkam. Konfigurasi ini akan menyulap Indonesia, yang kaya sumber daya alam dan dijejali generasi muda yang cerdas dan dinamis, menjadi bangsa besar. 
Bangsa teladan bagi masyarakat dunia.
Kenapa tidak?

Prayudhi Azwar
Perth, 31 Oktober 2014





Bekas Politikus Hanura Desak TNI Tangkap Anggota DPR Tandingan


JAKARTA - Mantan Ketua DPP Partai Hanura, Fuad Bawazier minta TNI menangkap seluruh anggota DPR tandingan.
Kenapa TNI yang harus menangkap? Menurut Fuad tindakan membentuk DPR tandingan itu sudah makar.
"Jadi jangan polisi yang tangkap anggota DPR tandingan itu. Harus TNI, karena secara bersama-sama sudah melakukan makar. Tangkap dan penjarakan," kata Fuad, dalam diskusi, di press room DPD, komplek Parlemen, senayan Jakarta, Jumat (31/10).
DPR, lanjutnya, adalah lembaga Negara. Kalau lembaga negara yang diolok-olok, maka ini akan membahayakan Negara.
Kalau PWI atau Kadin ada tandingannya, menurut mantan Menteri Keuangan era Presiden Soeharto itu, tidak masalah.
"Tapi lembaga Negara jangan jadi main-mainan lah. Sekali lagi saya tegaskan, tangkap dan penjarakan anggota DPR tandingan itu dan proses menurut hukum," pungkasnya.(fas/jpnn)


Nasehat Buya Yahya
Silaturahmi jasad yang tidak dibarengi silaturahmi hati hanya akan tambah merusak hati. Alangkah banyak orang bersilaturahmi jasad dan di saat berpisah justru mendapatkan bahan baru untuk menggunjing, menbenci dan mendengkinya buah dari yang dilihat saat bertemu.




Rosululloh SAW Bersabda yang artinya:
"Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya".
(HR. Imam Muslim)

Habib Umar bin Hafidz:"jadikanlah televisi,handphone,internet dan alat-alat lainya sebagai pelayan dan pembantu untuk agamamu ,jika tidak,alat-alat itu akan menghancurkan dirimu sedangkan engkau akan tertawa karena tidak menyadarinya,ia akan merusak hatimu,akalmu,akhlakmu,dan fikiranmu,tanpa engkau menyadarinya,engkau tertawa bahagia padahal alat-alat itu telah merusak hal-hal paling berharga yang kau miliki".

Sayangilah Ibu dan Bapak kita Sampai Akhir Hayat Mereka     

You might also like:
TERJEMAHAN  ALQUR’AN 30 JUZ
3.     SURAT 4. AN NISAA'
5.     SURAT 6. AL AN'AAM
6.     SURAT 7. AL A'RAAF


                                    
                                       

PENTING : jika Anda merasa website ini bermanfaat, mohon do'akan supaya Allah mengampuni seluruh dosa-dosa Keluarga kami, dan memanjangkan umur keluarga kami dalam ketakwaan pada-Nya. Mohon do'akan juga supaya Allah selalu memberi Keluarga kami rezeki yang halal,melimpah,mudah dan berkah, penuh kesehatan dan waktu luang, supaya kami dapat memperbanyak amal shalih dengannya.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :
Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya [sesama muslim] tanpa sepengetahuan saudaranya,
melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.”
(Hadits Shahih, Riwayat Muslim No. 4912)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar