Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan Hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan

Sabtu, 23 Oktober 2010

Macam-macam KANKER




                                    
                                       
 
Perkembangan sel normal menjadi sel kanker


KANKER
Kanker bukan penyakit yang sulit disembuhkan. Jika ditemukan pada stadium dini, kanker bisa disembuhkan, bahkan secara total.
Menurut dr Samsuridjal Djauzi, kanker merupakan pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang dapat menyebar ke bagian tubuh lain, sehingga menimbulkan kematian. "Kanker bisa terjadi pada semua orang dan organ tubuh apa saja. Di RS Kanker Dharmais penderita termuda adalah tiga bulan. Umumnya penderita berusia di atas 40 tahun," ujarnya.
Kanker bisa menyebar lewat pembuluh darah atau kelenjar getah bening (metastasis) atau menyebar langsung ke jaringan sekitar (infiltrasi). Penyebab yang pasti belum diketahui. Ada dugaan genetik, gaya hidup terutama pola makan, serta lingkungan yang tidak sehat. Penelitian FKUI menunjukkan, misalnya, mereka yang terkena kanker payudara berpola makannya lebih banyak lemak. 
Ketika sel normal (A) rusak atau tua (2), mereka mengalami apoptosis (1); sel kanker (B) menghindari apoptosis dan terus membelah diri.
HINDARI STRESS CEGAH KANKER PALING MURAH
TIDAK ingin terkena kanker? Menghindari stres adalah salah satu cara yang paling murah, selain penataan kembali lingkungan hidup dan lingkungan kerja dari pencemaran asap rokok maupun pabrik.
Resep ini diberikan Ketua Proyek Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna RSUD Dr Soetomo Surabaya Prof Dr dr Roem Soedoko SpPA dalam seminar kanker yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, bekerja sama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Departemen Kesehatan RI dan Yayasan Kanker Wisnuwardhana Surabaya, baru-baru ini di Surabaya.
Timbulnya kanker memang tidak selalu dapat dicegah, karena seluruh penyebabnya belum diketahui. Tetapi sebagian penyebab yang sudah diketahui bisa dipakai untuk mencegah kanker.
Pertama, menata kembali lingkungan hidup dan lingkungan kerja, supaya bahan-bahan pencemar dari pabrik dan tambang yang karsinogen dapat dikurangi. Mulai dari asap kendaraan bermotor, pabrik, dan rokok, sampai penggunaan pestisida, fungisida, dan pupuk kimia.
Kedua, menghindari stres, berpandangan positif, dan mengubah perilaku yang dapat memicu kanker dengan tidak merokok, minum minuman keras, maupun pakai obat-obatan tanpa pengawasan dokter.
Sementara mencegah perkawinan usia muda (kurang dari 20 tahun), membatasi jumlah anak, meningkatkan kebersihan khususnya genital, dan menghindari mitra seksual yang berganti-ganti, menjadi cara terbaik pencegahan kanker mulut rahim.
Menghindari pengolesan/ penyuntikan hormon untuk memperbesar payudara, memeriksa sendiri payudara sekali tiap bulan dan menyusui bayi dengan ASI sendiri, akan mencegah kanker payudara.
Sedang menghindari terik matahari, melindungi kulit muka dengan topi atau payung, salah satu cara aman untuk mencegah kanker kulit.
Ketiga, meningkatkan daya tahan tubuh melalui makanan bergizi. Sayuran bervitamin tinggi dan berserat seperti segala macam kubis, bayam, wortel dan tomat, baik untuk mencegah kanker. Demikian juga buah-buahan segar dan kaya vitamin, misalnya, pepaya, jeruk, pisang serta buah-buahan lain berwarna kuning dan merah, serta makanan pokok berserat seperti beras, gandum dan kentang.
KANKER PAYUDARA
MEROKOK mungkin menjadi salah satu sebab kanker payudara yang kini kian banyak menewaskan wanita di seluruh dunia. Pendapat ini dikemukakan Dr Alfredo Morabia, seorang pakar kedokteran Swiss, dalam pertemuan internasional para pakar penyakit yang berkaitan dengan merokok di Geneva awal pekan ini.
Menurut Morabia, memang belum ada bukti yang menunjukkan adanya kaitan langsung antara merokok dan kanker payudara. "Namun ini merupakan sebuah kemungkinan yang serius dan kita harus melakukan riset di bidang ini," katanya kepada kantor berita Swiss, ATS.
Jika berhasil dibuktikan adanya kaitan ini, maka hal ini akan merupakan sebuah langkah maju yang besar dalam upaya pencegahan kanker payudara. Di Geneva saja, menurut Morabia, kanker payudara menyerang satu dari 10 wanita. Para dokter hingga kini belum bisa memberikan nasihat yang memuaskan kepada pasien bagaimana cara untuk mencegah penyakit mematikan ini.
"Sejauh ini, yang kita ketahui tentang penyebab kanker payudara adalah faktor-faktor yang kita tidak melakukan tindakan pencegahan, seperti faktor genetik dan usia wanita memiliki anak," kata Morabia.
Akan jadi terobosan besar dalam penyelamatan nyawa jika para peneliti akhirnya dapat membuktikan bahwa merokok juga memainkan peranan bagi terjadinya kanker payudara, ujarnya.


Kanker Prostat

Prostat Adalah
Prostat adalah kelenjar dari sistem reproduksi laki-laki yang menghasilkan sitrat dan glukosa yang penting bagi kehidupan sperma. Selain itu, kelenjar prostat juga menghasilkan cairan yang keluar bersama sperma ketika terjadi ejakulasi. Sebenarnya seiring dengan bertambahnya usia, seorang pria akan mengalami pembesaran kelenjar prostat. Tetapi, tidak selalu pembesaran kelenjar prostat mengakibatkan pembengkakan. Karena letaknya yang mengelilingi pangkal saluran kemih (uretra) yang terletak di bawah kandung kemih, maka jika kelenjar prostat membengkak, kelenjar prostat dapat menekan saluran kemih sehingga air kencing menjadi tidak lancar atau bahkan tersumbat. dan inilah cikal bakal terjadinya kanker prostat. Uraian berikut akan membantu anda untuk lebih mengenali gejala-gejala dan cara mengobati maupun mencegah kanker prostat.
Kanker Prostat
Kanker prostat merupakan momok yang menakutkan bagi kaum pria, karena kanker jenis ini menyerang kelenjar prostat yang merupakan bagian penting dari organ reproduksi pria. Kanker prostat adalah suatu keganasan yang terjadi pada kelenjar prostat, kanker ini sangat sering terjadi. Angka kejadian kanker prostat di seluruh dunia terus mengalami peningkatan. Pemeriksaan mikroskopis terhadap jaringan prostat yang diambil pasca pembedahan maupun pada otopsi menunjukan adanya kanker prostat pada 15-60% pria berusia antara 60-90 tahun dan insidennya meningkat dengan bertambahnya usia. Kebanyakan kanker prostat tidak menimbulkan gejala karena penyebarannya sangat lambat.
Di Amerika, kanker prostat merupakan penyebab kematian kedua setelah kanker paru-paru. Diperkirakan lebih dari 29.000 orang meninggal tiap tahun akibat keganasan penyakit ini. Tidak hanya di Amerika, kanker prostat juga berpotensi menyerang pria diseluruh dunia, termasuk Indonesia.


Penyebab dan faktor kanker prostat
Penelitian menunjukan bahwa, kanker prostat adalah penyakit multifaktorial yang merupakan kombinasi keturunan, etnis, hormon, diet dan lingkungan. Tidak dapat dipastikan penyebabnya naun ada beberapa hal yang dapat menjadi factor risiko seseorang terkena kanker prostat. diantaranya yaitu:
1.       Umur : risiko terkena kanker prostat meningkat di usia > 50tahun
2.    Etnis : Pria Amerika-Afrika berisiko 1.5-2 kali lebih besar untuk terkena kanker prostat dibandingakan ras kulit putih
3.     Faktor keturunan : Pria dengan riwayat kanker prostat dalam keluarga mereka, beresiko 2-3 kali lebih besar
4.    Kebiasaan makan : diet tinggi lemak telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker prostat
5.     Agen kimia : Paparan terhadap bahan seperti cadmium telah terlibat dalam perkembangan kanker prostat.
Angka terendah ditemukan pada pria Jepang dan vegetarian.
Kanker prostat dapat dikelompokan menjadi:
  • Stadium I: benjolan/tumor tidak dapat diraba pada pemeriksaan fisik, biasanya ditemukan secara tidak sengaja setelah pembedahan prostat karena penyakit lain.
  • Stadium II: tumor terbatas pada prostat dan biasanya ditemukan pada pemeriksaan fisik atau tes PSA
  • Stadium III: tumor telah menyebar ke luar dari kapsul prostat, tetapi belum sampai menyebar ke kelenjar getah bening
  • Stadium IV: kanker telah menyebar (metastase) ke kelenjar getah bening regional maupun bagian tubuh lainnya (misalnya tulang dan paru-paru)
Gejala-Gejala Kanker Prostat
  • Sulit berkemih: bisa berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit-sedikit.
  • Nyeri saat berkemih: Problem ini juga disebabkan adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis, bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.
  • Keluar darah saat berkemih: Gejala ini jarang terjadi, namun jangan diabaikan. dan kadangkala infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala ini.
  • Sulit ereksi atau menahan ereksi: Tumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke pennis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi, bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi.
  • Sulit BAB dan masalah saluran pencernaan lainnya: Kelenjar prostat terletak dibawah kandung kemih dan di depan rektum. Akibatnya, bila ada tumor, pencernaan akan terganggu. Sulit Bab yang terus menerus juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus. Sulitnya BAB dan gannguan pencernaan bisa juga mengindikasi kanker usus besar.
  • Nyeri terus menerus di punggung bawah, panggul atau paha dalam bagian atas.: karena kanker prostat menyebar di wilayah-wilayah ini.
  • Sering berkemih dimalam hari: jika anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih. periksalah segera ke dokter.
  • Urin yang menetes atau tidak cukup kuat: Gejala ini mirip inkontinensia urin (mengompol). Urin tidak dapat ditahan hingga perlahan keluar dan menetes. Atau kalaupun keluar aliran tudak cukup kuat.
  • Usia diatas 50 tahun dan mempunyai faktor resiko
Jika salah satu atau beberapa dari gejala-gejala di atas dirasakan atau dilihat sebaiknya orang tersebut segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar tidak sampai terkena dampak dari kanker prostat.
Pencegahan kanker prostat
Pencegahan dapat dilakukan dengan memiliki pola hidup sehat yaitu dengan rajin mengonsumsi banyak saluran dan buah, kurangi makanan berlemak, hindari rokok dan alkohol, konsumsi makanan atau minuman yang mengandung antioksida dan omega-3. Selain itu dengan rajin berolah raga, banyak dokter mengamati bahwa pria bertubuh bugar jarang mengalami masalah prostat ketimbang mereka yang lebih banyak duduk.


KANKER PARU
Kanker Paru merupakan salah satu pembunuh utama bagi pria maupun wanita dan banyak ditemukan pada perokok dan berusia diatas 50 tahun.Sel-sel kanker dapat terjangkiti sel-sel kanker apabila berulangkali dihancurkan oleh rokok,zat-zat kimia atau zat-zat bahaya lainnya yang terhirup.Asap rokok yang rendah kualitasnya,debu asbes juga dapat menyebabkan kanker paru.Sebuah kombinasi yang riskan seperti perokok yang menghirup debu asbes merupakan calon penderita kanker paru.
Gejala-gejala kanker paru sangat mirip dengan penyakit dada dan paru lainnya seperti :
  • Batuk kronis
  • Sesak nafas
  • Berulang kali terkena infeksi paru atau pneumonia.
  • Rasa sakit di dada.
  • Batuk yang disertai nanah atau dahak yang berdarah.
  • Penderita acap kali mengeluarkan suara seperti desahan.
Karena rokok dianggap sebagai salah satu penyebab maka tiada kata terlambat untuk berhenti merokok dari sekarang.Tulisan mengenai cara berhenti merokok dan bahaya merokok telah ditulis di artikel sebelumnya.Para perokok cobalah berhenti merokok dari sekarang. Pikirkan kesehatan anda atau kesehatan orang di sekitar anda!
Kanker Mulut Rahim, Momok Semua Wanita

KANKER mulut rahim (serviks), tak pelak, merupakan momok yang paling menakutkan bagi semua wanita. Selain belum ada obatnya, kanker mulut rahim juga bisa mengakibatkan kematian. Jenis kanker ini paling sering ditemukan di antara penyakit kanker ginekologik, dan menjadi penyebab kematian utama wanita penderita kanker di negara berkembang, termasuk Indonesia.
Kanker mulut rahim ditandai dengan tumbuhnya sel-sel pada mulut rahim yang tidak lazim (abnormal). Sebelum menjadi sel-sel kanker, terjadi beberapa perubahan yang dialami oleh sel-sel tersebut selama bertahun-tahun.
Pada stadium awal, kanker ini cenderung tidak terdeteksi. Pada tahap prakanker atau displasia sampai stadium 1, praktis tidak ada keluhan yang dirasakan. Baru menginjak stadium 1A-3B terdapat keluhan. Salah satu tanda signifikan adalah keluar darah sewaktu berhubungan seks, sedangkan pada stadium 4B, sel kanker mungkin sudah menjalar ke otak dan paru-paru.
"Penyebab kanker rahim adalah virus Human papilloma. Virus ini muncul antara lain akibat perilaku sering berganti-ganti pasangan seks, sehingga menimbulkan penyakit kelamin," kata seksolog dan ahli kandungan dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS.
Selain itu, sel-sel mulut rahim yang teracuni oleh nikotin yang dikandung dalam darah juga memunyai kecenderungan memengaruhi selaput lendir pada tubuh, termasuk selaput lendir mulut rahim, sehingga membuatnya rentan terhadap sel-sel kanker. Bisa juga terinfeksi dari sperma yang mengandung komplemen histone yang dapat bereaksi dengan DNA sel serviks, sehingga terjadi kanker. Cairan sperma (semen) pria yang bersifat alkalis juga dapat menimbulkan perubahan pada sel-sel ephitel serviks (neoplasma dan displasia), dan mengakibatkan kanker mulut rahim.
"Makin maraknya penggunaan pil kontrasepsi dan memudarnya rasa malu kalau hamil di luar nikah juga berperan dalam peningkatan angka kanker mulut rahim," tambah Boyke yang juga Direktur Utama Klinik Pasutri itu.
Bagaimana mencegahnya?
"Adanya deteksi dini dan banyaknya penanganan serta manajemen medis yang baik dalam penanganan kanker akan memperpanjang lama hidup penderita," ujar dr Indriani SpRM, dari RS Kanker Dharmais, Jakarta.
Pencegahan paling efektif adalah melalui pendeteksian dini dengan pemeriksaan pap smear, yang bisa mendeteksi pertumbuhan sel-sel yang akan menjadi sel kanker. Semakin dini sel-sel abnormal terdeteksi, semakin rendahlah risiko seseorang menderita kanker mulut rahim.
Pap smear test adalah suatu pemeriksaan yang aman, murah, dan telah dipakai bertahun-tahun untuk mendeteksi kelainan sel-sel di mulut rahim. Tes ini pertama kali ditemukan oleh dr George Papanicolou. Metode tes ini adalah pemeriksaan sel-sel yang diambil dari cairan mulut rahim dan kemudian diperiksa dengan mikroskop untuk melihat perubahan-perubahan yang terjadi dari sel tersebut. Tes ini tidak memakan banyak waktu, hanya beberapa menit.
Pasien dalam keadaan berbaring terlentang, akan dimasukkan sebuah alat yang disebut spekulum ke dalam liang vagina. Kemudian cairan sel rahim diambil dengan cara mengusap dinding leher rahim dengan sebuah alat yang disebut spatula. Cairan tersebut dioleskan pada object-glass, kemudian dikirim ke laboratorium patologi untuk diperiksa lebih lanjut. Pemeriksaan pap smear yang teratur sangat diperlukan untuk mengetahui lebih dini adanya perubahan awal dari sel-sel yang berpotensi menjadi kanker.
Namun, pemeriksaan pap smear memiliki beberapa kelemahan yang memungkinkan mendapatkan hasil yang kurang akurat, misalnya bila pengeluaran cairan dari vagina kurang memadai hingga sel di dalamnya tidak terlihat. Kelemahan lainnya, mungkin karena zat pewarnaan yang digunakan sudah kedaluwarsa. Kendala lainnya menyangkut human error ketika pemeriksaan dilakukan.
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menghindarkan wanita dari kemungkinan terkena kanker mulut rahim.
1. Pemeriksaan teratur. Apabila Anda wanita dewasa yang melakukan hubungan seks secara teratur, lakukan pap smear test setiap dua tahun. Ini dilakukan sampai berusia 70 tahun.
2. Waspadai gejalanya. Segera hubungi dokter kalau ada gejala-gejala yang tidak normal seperti pendarahan, terutama setelah aktivitas seksual.
3. Hindari merokok. Wanita sebaiknya tidak merokok, karena dapat merangsang timbulnya sel-sel kanker melalui nikotin dikandung dalam darah Anda. Risiko wanita perokok terkena kanker mulut rahim adalah 4-13 kali lebih besar dibandingkan wanita bukan perokok. Diperkirakan nikotin memberikan efek toksik pada sel epitel, sehingga memudahkan masuknya mutagen virus.
4. Hindarkan antiseptik. Hindarkan kebiasaan pencucian vagina dengan menggunakan obat-obatan antiseptik maupun deodoran karena akan mengakibatkan iritasi di serviks yang merangsang terjadinya kanker.
5. Hindari pemakaian bedak (talek). Hindari pemakaian talk (bedak) pada vagina wanita usia subur, karena justru bisa mengakibatkan kanker ovarium (indung telur). Jangan menggunakan estrogen pada wanita yang terlambat menopouse.
Faktor-faktor lain yang juga ikut memicu mudahnya sel kanker mulut rahim menyerang antara lain hubungan seksual terlalu muda (di bawah usia 20), dan hubungan seksual yang tidak stabil. Selain itu, pemberian hormon diethistilbesterol (DES) sewaktu hamil dapat menimbulkan kanker serviks dan vagina pada keturunannya.
Tapi, masalah faktor ganti-ganti pasangan seksual dalam perkara kanker mulut rahim ini bukan hanya 'larangan' bagi pihak wanita. Istri yang suaminya gemar 'jajan di luar' juga berpotensi besar terserang kanker mulut rahim.
Namun, secara umum, kanker mulut rahim ini disebabkan ketidaktahuan atau rendahnya pengetahuan tentang pencegahan itu akibat faktor sosioekonomi yang rendah.
KANKER LEHER RAHIM
Menurut dr Nasdaldy SpOG, kanker leher rahim menduduki peringkat pertama kanker pada wanita. Untuk mendeteksi secara dini kanker leher rahim, wanita yang telah berhubungan seksual perlu melakukan tes Pap smear rutin tiap tahun. "Seringkali orang enggan periksa karena merasa tak ada keluhan. Padahal kalau ada keluhan berarti sudah terlambat, biasanya stadium II," jelasnya.
Pada tahap pra-kanker, yaitu displasia ringan, sedang dan berat, seringkali keluhan belum dirasakan. Keluhan baru terasa ketika stadium makin lanjut berupa keputihan berlebihan atau perdarahan saat berhubungan seksual.
Pap smear paling baik dilakukan pada hari ke 12-17 setelah hari pertama haid. Tidak berhubungan seksual 24 jam sebelumnya, tiga hari tak menggunakan obat yang dimasukkan ke vagina maupun vagina douche.
KANKER LARING
Curigai Bila Suara Anda Parau
Surabaya - Surabaya Post Curigai bila tiba-tiba suara Anda parau dan makin lama napas Anda sesak seperti penderita asma --tapi tidak mengeluarkan bunyi-- kemungkinan Anda menderita kanker laring.
"Gejala awal kanker laring (KL) adalah suara parau, kemudian sesak napas, dan akhirnya ada gangguan menelan dan di tenggorokan terasa ada yang mengganjal. Dalam stadium lanjut, akhirnya kanker ini menyebar ke kelenjar leher yang mengakibatkan benjolan," kata Prof dr Moeljardjo SpTHT, Senin (27/7).
Ia mengemukakan hal itu berkaitakn dengan akan diterimanya jabatan sebagai Guru Besar Spesialis THT, Rabu (29/7) mendatang. Dalam pidato pengukuhannya Moeljardjo akan membawakan disertasinya yang berjudul "Berbagai Masalah Dalam Pengelolaan Penderita Kanker Laring di Surabaya".
Pernah ditemukan penderita KL di RSUD Dr Soetomo yang bukan perokok dan mengaku tidak pernah merokok, dari pengakuannya katanya, bila tidur ia terbiasa menggunakan obat nyamuk bakar dan ini dilakukan sejak masih kecil.
KANKER ANAK
Sampai sekarang penyebab kanker pada anak belum diketahui dengan pasti. Diduga, kanker pada anak merupakan akibat paduan faktor cacat genetik dengan faktor pencetus dari lingkungan. Yang menyedihkan, 80 persen kasus kanker pada anak terjadi pada anak-anak dari golongan masyarakat tidak mampu.
Pendapat ini dikemukakan dr Djajadiman Gatot DSAK, Kepala Subbagian Hematologi Onkologi, Bagian Kesehatan Anak, FKUI/RSCM dalam acara urun rembuk pengumpulan dana bagi pembangunan fasilitas khusus bagi penderita kanker anak di kediaman pengusaha Setiawan Djodi di Kemanggisan, Jakarta, Sabtu (18/9) petang. Acara ini diadakan oleh Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YAOI) yang berdiri sejak 1993.
Menurut dr Djajadiman, jumlah kasus kanker anak memang hanya dua-tiga persen dari seluruh kasus kanker pada manusia. Namun jika seorang anak meninggal pada usia dini akibat kanker maka hal ini merupakan kerugian besar, karena anak-anak masih memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. "Kalau dideteksi secara dini, 70 persen kasus kanker pada anak potensial untuk disembuhkan. Peluangnya lebih besar dibanding kanker pada orang dewasa. Sayang sekali banyak kasus kanker pada anak yang terlambat terdeteksi karena umumnya terjadi pada keluarga kurang mampu," katanya.
Sementara itu menurut Dr Santoso Cornain DSc, ahli patologi anatomi FKUI/RSCM yang banyak meneliti masalah kanker, sebenarnya kasus kanker pada anak yang dirawat di RSCM cukup banyak. Tahun 1998 yang lalu, jumlah kanker pada anak mencapai 223 kasus dari seluruh 2.144 kasus kanker yang dirawat di rumah sakit rujukan terbesar ini, berarti mencapai 10,4 persen. Tercatat jumlah kasus kanker anak pada usia di bawah lima tahun sebanyak 95 anak, sedang antara usia 5-14 tahun sebanyak 128 kasus.
Dari 223 kasus kanker anak tadi ada 10 jenis kanker yang paling banyak, yaitu kanker sumsum tulang (109 kasus atau 48,9 persen), kanker mata (21 kasus, 9,42 persen), kanker kelenjar limfe (16 kasus, 7,17 persen), kanker ginjal (15 kasus, 6,73 persen), tumor otak/sistem saraf pusat (delapan kasus, 3,59 persen), kanker jaringan lunak (tujuh kasus, 3,14 persen), kanker nasofaring (enam kasus, 2,69 persen), kanker tulang (enam kasus, 2,69 persen), kanker kulit (empat kasus, 1,79 persen) dan kanker pangkal lidah (empat kasus, 1,79 persen).
You might also like:
TERJEMAHAN  ALQUR’AN 30 JUZ
3.     SURAT 4. AN NISAA'
5.     SURAT 6. AL AN'AAM
6.     SURAT 7. AL A'RAAF

                                    
                                       

PENTING : jika Anda merasa website ini bermanfaat, mohon do'akan supaya Allah mengampuni seluruh dosa-dosa Keluarga kami, dan memanjangkan umur keluarga kami dalam ketakwaan pada-Nya. Mohon do'akan juga supaya Allah selalu memberi Keluarga kami rezeki yang halal,melimpah,mudah dan berkah, penuh kesehatan dan waktu luang, supaya kami dapat memperbanyak amal shalih dengannya.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :
Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya [sesama muslim] tanpa sepengetahuan saudaranya,
melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.”
(Hadits Shahih, Riwayat Muslim No. 4912)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.