Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan Hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan

Rabu, 18 Mei 2016

Hasil Autopsi Lebih Sadis, 90% Gagang Cangkul Masuk Hingga Merobek Paru paru Eno Farihah



                                    
                                       
 

Hasil Autopsi Lebih Sadis, 90% Gagang Cangkul Masuk Hingga Merobek Paru paru Eno Farihah

 

SuaraNetizen.com, JAKARTA - Sebelum jenazah di autopsi, diperkirakan gagang cangkul dengan panjang 65 cm itu ditancapkan oleh pelaku ke kelamin Eno sedalam 30 cm. Namun fakta setelah hasil autopsi jenazah menunjukkan hal yang lebih sadis dari itu.
Polda Metro Jaya menyebut hasil autopsi terhadap jasad Eno Farihah sangat mengerikan. Eno menderita luka sangat parah akibat organ vitalnya dimasukkan cangkul oleh para pelaku pembunuhan sadis tersebut.

Dilansir dari okezone.com, Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti mengungkapkan, berdasarkan hasil autopsi luka yang dialami Enno sangat parah. Pada pemeriksaan luar, ditemukan luka terbuka pada pipi kanan, memar pada bibir atas dan bawah, luka lecet pada leher, luka terbuka dan pendarahan pada kelamin korban akibat benda tumpul, luka lecet dada kiri kanan, serta luka gigitan di bagian dada korban.
Tak itu saja, luka dalam pun lebih parah karena tulang leher gadis cantik tersebut patah dihantam gagang cangkul. Kemudian, luka pipi dan rahang korban akibat ditusuk garpu.
"Hasil autopsi menyebutkan terdapat luka robek di bagian hati sampai ke atas paru-paru, dan luka pada rongga dada. Luka ini diakibatkan 90% gagang cangkul masuk ke organ vital korban, pendarahan rongga dada 200 cc serta rongga perut 300 cc," ungkap Krishna Murti kepada wartawa di Polda Metro Jaya, Selasa (17/5/2016).
Krishna Murti menambahkan, berdasarkan visum saat dicangkul oleh tersangka RAR alias Arif, RAI alias Alim, dan IH alias Imam korban masih dalam kondisi hidup. Berdasarkan olah TKP gabungan dari Polsek Tekuk Naga, Polres Kota Tangerang, dan Polda Metro Jaya ditemukan sejumlah barang bukti berupa jejak kaki yang signifikan, bekas DNA, handphone, cangkul, pakaian, dan garpu.
Ribuan Netizen benar benar geram dengan kebiadaban pembunuh Eno.
Martha : Astaghfirullah sunguh sangat biadabbb!! Hukum dilempar batu aja sampe muka ketiganya hancurrr..ckckckck..
Agoes : Manusia bersifat binatang,kasih makan keHarimau aja orang seperti itu
Elfiianita : Ga ada otak memang!! Kalian bertiga bukan lagi manusia!! Lebih parah dari binatang! Hukum mati manusia2 biadab itu! Balas perbuatan mereka dengan stimpal! Nyawa di balas nyawa!! Ggng cngkul dibalas ggng cngkul! Tusukkan pantanya pke ggng cangkul!!!
Fiqri : Dasar biadap..mampusin aja para pelaku ny...
Hendry : sapa mau taruhan???pasti hukuman tak lebih dari 10 thn...Hukum di indo tuh omongwae...dah wes lewat deh....Indo..suka rawat sampah masyarakat..biar dah dah keluar ntar baur ke masyarakat biar rusak sekalian....
Awal : Sangat tidak berprikemanusiaan...adalah tidak adil bg saya apabila salah satu pelaku masih diterapkn kepadax UUPerlindungan anak apalagi korbanx jg tergolong dibawah umur...sebaikx penyidik dalam hal menerapkn pasal2 dalam KUHP utk menjerat pelaku
Maskur : Aku lebih suka pembunuhnya itu jg dibunuh..dg cara disiksa jg...biar dia rasakan jg..dasar manusia biadab.



ENNO DIKENAL TAK PERNAH BAWA LAKI-LAKI KE MESS
Enno Parihah (18) korban pembunuhan yang kemaluannya dimasukan gagang cangkul di mess PT Polyta Global Mandiri, Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dikenal tidak pernah membawa laki-laki ke dalam kamarnya. Meski demikian mess khusus karyawati tersebut memang tidak dijaga petugas keamanan, sehingga siapa pun bisa masuk.
"Kalau ngeliat ada cowok sih enggak pernah. Paling kalau ada yang masuk ke sini karyawan pabrik juga. Tapi biasanya cuma renovasi mess. Kalau nongkrong-nongkrong enggak ada," kata Selfi, salah satu karyawati yang juga penghuni mess, Minggu (15/5).
Selfi juga mengaku tidak begitu kenal korban. Hanya beberapa kali ngobrol bersama. Karena itu, dia tidak tahu korban punya masalah dengan siapa.
"Enggak pernah ngobrol kayak gimana-gimana, cuma biasa saja, tapi emang korban sama IP dekat," katanya.
Menurutnya korban sekamar dengan dua temannya. Saat kejadian itu kedua temannya masuk malam, sehingga korban sendirian. Setelah adanya peristiwa pembunuhan tersebut, wanita asal Jawa Timur itu mengaku takut berada di pabrik. © Merdeka.com




Pengakuan Ketiga Tersangka yang Nggak Terima Cintanya ditolak 

(Jelas ditolak, Lha wong Jelek)

SuaraNetizen.com - Tiga tersangka pemerkosaan dan pembunuhan sadis Eno Fariah (18), memberikan keterangan. Mereka membunuh korban dengan beragam alasan mulai dari dikatai jelek hingga cinta tak terbalas. Tersangka Rahmat Arifin alias Arif (23), Imam Harpiadi (23) dan RAL (15) punya motif yang berbeda.
Tetapi ketiganya punya kesamaan, yakni dendam terhadap korban. Tersangka Rahmat Arifin alias Arif (23) adalah rekan kerja korban di pabrik yang sama di mana korban bekerja di PT PGM Tangerang. Arif bekerja sebagai helper, sementara korban bekerja dengan posisi operator.
“Saya kalap saja. Jengkel karena dikatain ‘pahit, jelek’. Tiap kerja, tiap lewat. Sering kerja bareng. Dia kan operator di atas, saya helper, kadang bercanda” ungkap Arif di ruang penyidik, Rabu (18/5/2016).

Rasa sakit hatinya atas ucapan korban itu rupanya sudah memuncak. Sampai ada kesempatan masuk ke dalam mes korban ketika mendapati tersangka RAL di depan mes korban, akhirnya Arif langsung melampiaskan kekesalannya itu pada korban.

“Enggak tahu, pokoknya pikiran sudah kalap lah. Pikiran kosong, sudah enggak mirikin apa-apa. Intinya pengen masukin (gagang cangkul) saja. Kalap saja” tambahnya.

Sementara tersangka Imam juga mengaku kesal dengan korban. Buruh di sebuah pabrik paralon itu mengaku membunuh korban lantaran sakit hati cintanya tidak terbalas. Imam bahkan saat pergi dari rumahnya sudah membawa sebuah garpu yang kemudian digunakan untuk menyiksa korban.

“Jatuh cinta sama korban, sedikit. Nggak pernah ngobrol” ujar Imam.

Imam pun bahkan baru mengenal korban selama 2 minggu. Imam kerap menghubungi korban via SMS dengan rayuan-rayuannya, namun tidak pernah dibalas korban. Lain lagi dengan RAL. Dia yang sempat bercumbu dengan korban, mengaku ikut membunuh karena kecewa dengan penolakan korban ketika mengajak berhubungan badan.

“Saya kecewa saja ditolak sama dia pas mau berhubungan badan” ujar RAL.

Hasil Otopsi: Gagang Cangkul di Kelamin Eno Tembus ke Paru-Paru
By nasionalnews.com


JAKARTA – Hasil otopsi jenazah Eno Parinah (19) korban pemerkosaan dan pembunuhan, menunjukkan bahwa gagang cangkul sepanjang 65 centimeter yang ditusukkan ke kemaluan Eno Parinah tembus hingga merobek bagian hati dan paru-paru.
Eno Parinah baru meregang nyawa setelah mendapat penyiksaan sadis dari pelaku. Sebelum cangkul dimasukkan ke dalam kemaluannya,  gadis berparas cantik itu masih hidup.
“Berdasarkan hasil otopsi, saat cangkul dimasukkan ke dalam kemaluannya, korban (Eno Parinah) masih dalam kondisi hidup tapi sudah sekarat,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti, Selasa (17/5/2016).
Menurut Krishna, korban yang tak berdaya karena dipegangi para pelaku menjerit kesakitan dan memohon ampun. Namun pelaku RA tak peduli dengan jeritan korban. RA tetap memasukkan gagang cangkul tersebut ke kemaluan Eno. Gagang cangkul panjang 65 centimeter dan diameter 3 cm lebih itu masuk 90 persen ke tubuh Eno Parinah lewat kemaluannya.
Setelah gagang cangkul masuk sedikit, RA mendorong gagang cangkul tersebut dengan cara menendang, sehingga gagang cangkul terdorong masuk ke tubuh korban. Hal itulah yang membuat bagian hati dan paru-paru Eno Parinah rusak.
“Korban mengalami luka robek di bagian hati sampai ke atas paru-paru karena 90 persen gagang cangkul masuk ke tubuh korban. Hal itu mengakibatkan pendarahan rongga dada 200 cc dan rongga perut 300 cc,” tandas Krishna.(nasional news)


You might also like:
SOLAS
====
                                    
                                       


Nasehat Buya Yahya
Silaturahmi jasad yang tidak dibarengi silaturahmi hati hanya akan tambah merusak hati. Alangkah banyak orang bersilaturahmi jasad dan di saat berpisah justru mendapatkan bahan baru untuk menggunjing, menbenci dan mendengkinya buah dari yang dilihat saat bertemu.




Rosululloh SAW Bersabda yang artinya:
"Barangsiapa yang menunjukkan suatu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang melakukannya".
(HR. Imam Muslim)

Habib Umar bin Hafidz:"jadikanlah televisi,handphone,internet dan alat-alat lainya sebagai pelayan dan pembantu untuk agamamu ,jika tidak,alat-alat itu akan menghancurkan dirimu sedangkan engkau akan tertawa karena tidak menyadarinya,ia akan merusak hatimu,akalmu,akhlakmu,dan fikiranmu,tanpa engkau menyadarinya,engkau tertawa bahagia padahal alat-alat itu telah merusak hal-hal paling berharga yang kau miliki".

Sayangilah Ibu dan Bapak kita Sampai Akhir Hayat Mereka     

You might also like:
TERJEMAHAN  ALQUR’AN 30 JUZ
3.     SURAT 4. AN NISAA'
5.     SURAT 6. AL AN'AAM
6.     SURAT 7. AL A'RAAF

                                    
                                       

PENTING : jika Anda merasa website ini bermanfaat, mohon do'akan supaya Allah mengampuni seluruh dosa-dosa Keluarga kami, dan memanjangkan umur keluarga kami dalam ketakwaan pada-Nya. Mohon do'akan juga supaya Allah selalu memberi Keluarga kami rezeki yang halal,melimpah,mudah dan berkah, penuh kesehatan dan waktu luang, supaya kami dapat memperbanyak amal shalih dengannya.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :
Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya [sesama muslim] tanpa sepengetahuan saudaranya,
melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.”
(Hadits Shahih, Riwayat Muslim No. 4912)

1 komentar:

  1. Senang bisa berkunjung di blog Anda. trims.

    Buruan Gabung Sekarang Juga Bersama MGMPOKER88 dan Dapatkan Juga Bonus Hingga Jutaan Rupiah disetiap Harinya.
    mgmdomino

    BalasHapus