Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan Hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan

Minggu, 14 Juni 2009

ANAK MOGOK MINUM SUSU


Kiki, 3 tahun,tiba-tiba mogok minum susu. Orang tuanya merasa khawatir, cemas takut Kiki akan kekurangan kalsium bagi perkembangan tubuhnya.Orang tua Kiki merasa bingung harus melakukan apa.

Orang tua Kiki seharusnya tidak usah khawatir.Kalsium terdapat di dalam berbagai macam jenis makanan seperti yogurt,es krim, brokoli, tahu, sardencis dsb.Jika Kiki tidak mau menyantap susu murni, maka orang tuanya dapat mengakali dengan memberi Kiki jogurt,es krim atau tahu. Rata-rata anak balita membutuhkan empat kali penyajian zat kalsium per harinya bagi pertumbuhan badannya.Satu sajian sama dengan setengah cup jogurt atau satu ons keju atau dua ons daging sardencis atau 2/3 cup susu.Susu bubuk maupun evaporated milk juga merupakan sumber kalsium yang baik dan dapat digunakan untuk membuat pudding atau milkshake.

Menurut para ahli banyak orang tua yang tidak sadar bahwa pemberian susu yang terlalu banyak dapat mengganggu kesehatan anak.Anak menjadi kenyang sehingga ia tidak mau mengkonsumsi makanan lain yang kaya akan nutrisi yang amat dibutuhkan untuk pertumbuhan badannya. Dan jumlah besar kalsium di dalam susu akan menghalangi tubuh menyerap zat besi dimana zat ini amat dibutuhkan untuk membentuk sel-sel darah.Anak balita dianjurkan untuk mengkonsumsi susu maksimal 24 ons per hari.

Banyak orang tua yang juga khawatir bahwa penolakan anaknya untuk minum susu adalah tanda alergi terhadap susu sapi.Ini tidak pernah terjadi.Tanda-tanda anak yang alergi terhadap susu umumnya muncul sebelum usia 2 tahun dan anak mengalami gejala-gejala serius seperti buang air besar berdarah dan ruam di sekujur tubuh.Tidak tahan terhadap laktose juga bukan penyebab anak menolak susu sapi. Jika anak tidak tahan terhadap laktose maka akan timbul gejala-gejala seperti perut kembung karena penuh gas, diare dan sakit perut.

Kadang-kadang perilaku makan anak balita sangat menjengkelkan orang tuanya, tapi ini merupakan hal yang normal.Sebagaimana mereka memasuki usia balita adalah wajar kadang-kadang mereka memiliki keinginan yang tak tentu dalam pilihan makanannya dan pola makannya.Kadang satu hari ia sangat rakus makannya,kadang hari kemudian ia tampak tidak mau makan sama sekali.Tetapi jangan paksa anak makan karena akan membuatnya melawan orang tuanya. Lebih baik tawarkan ia makanan dengan variasi yang berbeda dan biarkan ia yang memilih mana yang disukainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.