Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan Hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan

Sabtu, 20 Agustus 2011

Berita Pemancungan Ruyati (Press TV Iran)











Diunggah oleh faham83 pada 26 Jun 2011

Komentar Pengunggah (faham83)
  • Memang jika dilihat, hukuman mati dengan cara dipancung kelihatan sangat mengerikan, tapi eksekusi mati dengan cara ditembak juga dinilai sebagai bentuk penyiksaan karena adanya jeda sekitar dua sampai lima menit untuk memastikan bahwa terpidana itu sudah mati. Tapi yang perlu diketahui bahwa Arab Saudi adalah negara yang termasuk paling minim angka kejahatannya di dunia. Bahkan jumlah kriminalitas yang terjadi sehari di Amerika setingkat dengan angka kriminalitas selama setahun di Arab Saudi.
faham83 1 bulan yang lalu
  • Menurut data, ranking negara berdasarkan tingkat kejahatan pembunuhan (yang disengaja). Indonesia index ratenya 8.9 menempati ranking 64 sedangkan Arab Saudi indexnya 0.9 berada pada rangking 167. Sangat kecil memang tingkat kejahatan di Arab Saudi karena hukum Islam yang diterapkan secara keras dapat menekan angka kejahatan.
faham83 1 bulan yang lalu
  • @faham83 ya bisa menekan tingkat kriminalitas DI ARAB,lalu bagaimana pula di side indonesia yang jadi korban,keluarga2 korban yang di tingalkan,tahu2 dengar berita di pancung,tanpa mreka mengetahui sendiri faktanya,sampai ke anak cucu mreka saya rasa mreka tidak akan lupa,dan execution itu memang akan menimbulkan kemarahan yang paling dalam,dan execution adalah BUKAN jalan yang terbaik untk menumpas kejahatan,tapi pencegahan kejahatan itu yang penting,dan
bedok58 1 bulan yang lalu
  • @bedok58 Kalau mau berbicara tentang biadab dan sadis, warga negara kita jauh lebih sadis dari Arab Saudi.. Di republik ini, kita tidak heran lagi mendengar kasus mutilasi.. apa ini ga biadab?
faham83 1 bulan yang lalu
  • Mending ngaca diri daripada menyalahkan yang lain.. Tanpa mengurangi rasa hormat, Ibu Ruyati di hukum sesuai hukum yang berlaku di Arab atas kejahatan yang dia lakukan.. Arab Saudi punya hukum dan pengadilan, negara kita juga sama.. dan kita tidak berhak mengintervensi dan menyalahkan hukum dan pengadilan negara lain.. Yang salah itu pemerintah kita yg tidak punya perhatian trhadap TKI .. Di republik ini, kejahatan menjadi momok yg menakutkan dan mengerikan! Objektiflah sesuatu.. PAHAM AWAK!
faham83 1 bulan yang lalu
  • Tayangan pemancungan dalam berita Press TV Iran ini hanya ilustrasi berita saja dan bukan adegan hukuman mati terhadap Ruyati. Adegan ini hanya untuk menjelaskan ketika pembaca berita mengatakan Ruyati dipancung dengan sekali tebas pada awal Juni ini.
Video pemancungan ini sudah pernah diupload di Youtube berjudul Qisas_mekah.flv pada tanggal 23 Juli 2010, satu tahun sebelum Ruyati dieksekusi mati.
faham83 1 bulan yang lalu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.