Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan Hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan

Rabu, 16 Februari 2011

Lomba Dengan 700 Juta Peserta, Hanya Ada 1 Pemenang

Pernahkah agan-agan sekalian mendengar bahwa ada perlombaan dengan 700 juta peserta?
Tahukah agan-agan sekalian bahwa hanya ada satu pemenang saja dalam perlombaan ini...
Mau tahu hukuman bagi yang kalah ??


Inilah Peserta Perlombaan Itu


KITA ADALAH SALAH SATU PESERTA PERLOMBAAN DENGAN 700 JUTA PESERTA ITU...


Dengan penggambaran sperma sebagai seorang manusia, dia berenang menempuh jarak setara dengan 14,5 km.

Perlombaan dimulai!


Pada saat terjadi hubungan seks, ada sekitar 700 juta sperma masuk ke dalam leher rahim wanita. Ini adalah awal lomba lari sperma, berenang melewati rintangan mematikan. Di dalam vagina wanita terdapat banyak lipatan mikroskopik yang mengikat sperma. Sperma akan berenang melewati pintu masuk leher rahim, dan harus mampu melewati rintangan sel kulit ini. Banyak sperma yang terjebak di sini; sementara sperma lainnya akan berlindung, bersiap untuk berenang cepat dalam beberapa jam kemudian.......


Vagina mengandung cairan asam yang melindungi dirinya dari kotoran. Bakteri tidak bisa berkembang disini, begitu juga dengan sperma.SERATUS JUTA sperma akan mati seketika! Keberhasilan hidup sperma tergantung dari kuat dan cepatnya ia berenang.


Bagi sperma yang bertahan, rintangan selanjutnya adalah leher rahim, jalan menyempit ke dalam rahim. Selain itu jalannya sperma akan terhambat oleh lendir pelindung yang berbentuk dinding. Dinding ini dapat melindungi wanita dari bakteri agar rahim tidak rusak. Mikrobe tidak bisa masuk. Jika dilihat dengan mikroskop, cairan ini terlihat sangat kuat dan sangat sulit untuk ditembus. Sperma terkuat bisa masuk; lendir akan membersihkan bakteri yang melekat pada sperma. Lendir juga akan menyiapkan tempat yang aman bagi sperma. Mereka bisa hidup di sini sampai dengan 48 jam. Di dalam rahim, sperma dapat bertahan membentuk kelompok yang saling membantu naik untuk melawan gaya gravitasi.


Daerah sulit dalam vagina sudah terlewati. Sekarang sperma berada di tempat yang lebih nyaman. Dinding rahim menghasilkan nutrisi dan siap menerima telur. Dan ini juga dapat membantu sperma saat beristirahat di dinding rahim. Mereka dilengkapi enzim untuk bisa masuk ke lapisan luar telur.
Proses berikutnya sperma akan masuk ke daerah terakhir, pintu masuk menuju tuba falopi.
Kurang dari satu persen sperma dapat mencapai target ini! Sperma dihadapkan dengan pilihan, harus masuk tuba falopi yang mana? Hanya satu tuba falopi yang memiliki telur, dan sebagian sperma akan salah pilih. Sperma yang tepat memilih bisa saja beruntung, mungkin karena telur membantu mengirim sinyal yang dapat menunjukan jalan.


Jika dilihat dengan mikroskop, jarak telur dan sperma kurang dari satu inci ketika akan terjadinya proses pembuahan. Dan pada waktu ini hanya tersisa sekitar seratus sperma (yang awalnya kurang lebih 700 juta sperma) yang bisa mendekati telur. Sperma akan bekerja dengan keras untuk menembus lapisan luar telur. Mereka akan berusaha mendorong masuk kedalam, tapi hanya satu sperma yang dapat berhasil. Didalam lomba ini yang gagal berarti kalah dan mati! Tidak ada kesempatan kedua!




Sperma yang berhasil kemudian menempel pada permukaan telur, enzim pada bagian kepalanya menerobos masuk ke dalam telur. Ketika sperma berhasil masuk ke dalam sel telur, sel telur itu akan nampak berwarna-warni. Terjadinya proses ini adalah sinyal kimia yang masuk ke dalam sel telur. Dengan kecepatan cahaya, lapisan luar telur bertambah semakin kuat (keras) guna mencegah sperma yang lainnya untuk masuk.


Beberapa jam setelah pembuahan, dua paket gen bisa terlihat di tengah, masing-masing dari telur dan sperma, jika kita lihat dengan mikroskop. Pasangan kromosom ini lalu menyatu, menghasilkan cetak biru sel manusia.
Dalam proses pembuahan ini kromosom lalu memecah diri, menjadi dua sel. Setelah beberapa jam, sel lalu memecah diri menjadi empat, lalu menjadi delapan, kemudian enam belas sel.
Pada saat ini, sel telur yang sudah dibuahi itu masih menghadapi kemungkinan gagal berkembang di dalam rahim. Bila itu terjadi, sel telur yang sudah dibuahi itu akan dikeluarkan dari rahim. Setiap bulan, wanita yang belum menopause mengalami menstruasi, yang tiada lain adalah pembuangan sel telur yang tidak dibuahi.


Jika beruntung, pada hari ketujuh embrio sudah siap tumbuh di dalam rahim ibu. Sebuah kehidupan baru telah dimulai.

Sumber : http://coretan-indahku.blogspot.com/2011/02/perlombaan-terbesar-di-dunia-dengan-700.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar