Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan Hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan

Jumat, 12 November 2010

DISIPLIN UNTUK SEMUA UMUR

Baik orang tua maupun para guru, mereka ingin mengetahui disiplin apa yang layak yang dapat diterapakn untuk anak kandung maupun anak didik mereka sejak usia balita, usia sekolah sampai usia belasan tahun. Tujuan disiplin yang diterpakan oleh orang tua dan guru adalah untuk membuat anak memiliki kemampuan belajar dan memiliki nilai-nilai (values) agar mereka siap menghadapi masa dewasa. Di alam kedewasaan itu mereka tergantung sepentuhnya pada disiplin diri yang mereka jalankan.

Menerapkan disiplin merupakan suatu hal yang amat positif. Memuji anak bila ia melakukan hal yang baik dan menunjukkan sikap tidak senang jika anak melakukan tindakan tidak terpuji merupakan salah satu cara penerapan disiplin yang paling efektif.

Kapan dan bagaimana mendisiplinkan anak sangat tergantung kepada tahap perkembangan dan kepribadian masing-masing anak. Meskipun nilai-nilai keluarga akan mempengaruhi cara anda mendisiplinkan anak tetapi setiap bayi yang baru lahir memiliki sifat atau kepribadian yang variatif seperti juga perbedaan mereka dalam kapabilitas dan energi. Tentu saja lingkungan sekolah dan peer group mereka juga akan mempengaruhi cara berdisiplin. Walau bagaimanapun terdapat penerapan disiplin yang sama yang fit bagi semua orang dan semua umur. Prioritas pertama anda sebagai orang tua adalah mengajar anak tentang hal-hal yang positif. Kedua adalah menerapkan batasan-batasan yang perlu jika anak melakukan tindakan yang tak layak menurut nilai-nilai yang berlaku.

Para ahli mengatakan bahwa hukuman fisik untuk menerapkan disiplin adalah tidak layak. Ini menjadi model bagi anak untuk melakukan tindakan agresif. Ini juga menyebabkan anak membenci orang tuanya. Memang kadang-kadang orang tua kehilangan kontrol terhadap anaknya. Tetapi pukulan pertama yang dilakukan orang tua akan terus berlanjut menjadi child-abuse dan tidak tertutup kemungkinan terjadi pergumulan antara orang tua dengan anaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar