Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan Hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan

Rabu, 27 Oktober 2010

IBU HAMIL JANGAN SAMPAI KEKURANGAN GIZI

Jika ibu hamil menderita kurang gizi, maka janin yang ada dalam kandungannya juga akan kekurangan gizi. Situasi ini akan berdampak pada masa depan kehidupan anak, yaitu terancam berbagai penyakit, di antaranya kegemukan (obesitas), jantung, diabetes, kanker payudara, tekanan darah tinggi hingga pertumbuhan hati janin yang tidak sempurna.

"Hati janin yang kurang gizi tidak dapat tumbuh dengan baik. Hatinya akan kecil dan ini menyebabkan fungsi hati pada kehidupannya kelak tak sempurna, termasuk kemungkinan untuk mencernakan kolesterol. Maka bayi yang lahir dengan hati yang kecil kelak kadar kolesterol darahnya tinggi dengan segala akibatnya," ujar Prof dr Erwin Sarwono SpAK dari Universitas Airlangga, dalam seminar yang diselenggarakan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Sabtu (8/4) lalu, di Surabaya.

Erwin mengatakan, bilamana janin dalam kandungan kurang gizi, maka janin bersangkutan akan beradaptasi untuk menghemat makanan yang didapat. Ini berarti tubuh janin akan mengalami perubahan terhadap ensim insulin, dalam hal ini insulin tubuh tak begitu baik bekerjanya, sehingga metabolisme karborhidrat tubuh dibatasi.

Pertumbuhan otak

Sel-sel otak janin dibentuk sejak pembuahan dan berlangsung terus sampai umur dua tahun. Namun terdapat masa pertumbuhan otak yang sangat cepat, yang terjadi sejak umur kehamilan enam bulan sampai dua tahun. "Untuk itu, nutrisi janin dan anak harus diperhatikan betul," ujar Erwin.

Khusus untuk sel-sel otak ini diperlukan asam lemak esensial yang tak dapat dibentuk oleh janin anak, dalam hal ini adalah Omega 3, 6, DHA, dan lain-lain. Maka ibu yang sedang hamil harus mendapat nutrisi yang mengandung asam amino tersebut, dan bayi yang telah lahir juga harus mendapatkan pasokan asam lemak esensial.

Di samping pembentukan sel-sel otak, kata Erwin, terjadi pula proses pematangan fungsi sel-sel otak. Pematangan ini terjadi setelah bayi lahir sampai umur empat tahun. Ini pun membutuhkan gizi yang baik. Jika masa pembentukan sel dan pematangan sel-sel otak telah lewat, meskipun terjadi perbaikan pemberian gizi, maka kekurangan yang terjadi tidak dapat diperbaiki lagi.

Sebab itu, agar mendapatkan buah kandungan yang baik dan pertumbuhan bayi yang baik pula, salah satu faktor terpenting yang harus diperhatikan adalah masalah pengaturan gizi ibu sedini mungkin. (tif)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar