Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan Hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan

Rabu, 27 Oktober 2010

BAYI JUGA SUKA MUSIK

Jika musik banyak sekali memberikan manfaat bagi perkembangan seorang anak, pada usia berapakah seorang anak seharusnya mulai diperkenalkan terhadap musik supaya efeknya dapat berpengaruh dengan tepat? Kesimpulan dari para peneliti yang didukung pula oleh orangtua, tanpa ragu lagi menyatakan bahwa tidak pernah ada kata terlalu dini bagi seorang anak untuk mulai mendengarkan musik.

Seorang komposer terkenal sekaligus pengajar musik, Zoltan Kodaly, ketika ditanyai oleh para peneliti mengenai pada umur berapakah seorang anak seharusnya sudah mulai belajar musik, menjawab dengan mantap, ”Sejak di dalam kandungan!”

Mulai dari suara detak jantung ibu yang terdengar di dalam rahim hingga lahir ke dunia yang penuh dengan suara, bayi telah belajar untuk mengenali suara-suara tersebut. Maka dari itu, baik sekali untuk mendengarkan musik ketika ibu sedang mengandung karena bayi tetap dapat mendengarnya meskipun masih di dalam rahim.

Pernah ada suatu masa, para ahli mengira bayi tidak dapat mendengar hingga mereka berusia sekitar empat minggu. Kemudian ada suatu kejadian di sebuah rumah sakit ketika seorang bayi menangis keras dengan irama tangisan mirip bagian chorus sebuah lagu.

Sekitar 75 tahun kemudian, ilmu psikologi perkembangan telah menunjukkan berbagai kemajuan dalam membuat pola-pola hubungan antara musik dan bayi. Bayi sangat menyukai bermain dengan air liurnya sambil mengeluarkan suara-suara lucu untuk mengikuti suara sopran ibunya maupun suara bas ayahnya yang didengarnya setiap hari. Suara ibu dan ayahnya sudah terasa familiar di telinga mereka. Mereka sudah secara alamiah sangat menyukai perubahan pada pitch atau tinggi-rendahnya nada. Bermula dari situlah mereka belajar untuk mengenal lebih jauh lagi berbagai suara yang ada di dunia ini.

Pada tahun pertama kelahirannya, otak manusia akan berkembang dengan sangat cepatnya dibandingkan pada usia-usia lainnya sehingga suara-suara dan irama musik sangat berperan penting dalam perkembangan intelektual dan emosional manusia.

Suara degup jantung ibu yang direkam pun bahkan dapat membuat berat bayi bertambah. Musik membantu mereka berkembang dengan cara lain dan unik sehingga para peneliti akhirnya menyimpulkan mengenai apa yang selama ini sebenarnya telah diketahui oleh orangtua bahwa bayi sangat menyukai musik. Tidak sekadar menghibur maupun menenangkan bayi, musik pun dapat memberikan efek yang lebih lagi, terutama bagi perkembangan mental mereka.

Pada perkembangannya kemudian, sekitar tahun 1993, para peneliti menemukan suatu hubungan yang sangat menarik. Ternyata musik klasiklah yang dapat meningkatkan fungsi otak dan intelektualitas manusia secara optimal. Tak ada jenis musik lain yang dapat menandingi kekuatan yang dimilki oleh musik klasik, musik yang lahir dari otak jenius komposer-komposer dunia dan tidak pernah ada matinya hingga saat ini.

Manfaat atau efek yang ditimbulkan oleh musik klasik pun dapat berbeda, bergantung pada jenis musiknya. Para ahli menyarankan, musik-musik dari zaman Barok baik sekali untuk bayi. Musik zaman Barok memiliki sisi emosi yang kuat, memberi efek yang menyenangkan bagi perasaan, dan menyentuh lubuk hati.

Melatih Otot
Untuk melatih otot-otot bayi, para ahli menyarankan agar sebaiknya mendudukkan atau membaringkan bayi dengan nyaman di atas pangkuan sambil mendengarkan Figaro Overture, The Piano Sonata No.15, dan Sleigh Ride karya Mozart. Kemudian lakukanlah latihan bersama seperti bertepuk tangan atau menggerak-gerakkan tangan dan kakinya sambil mengikuti irama musik.

Pada lagu Overture, cobalah untuk melakukan pertukaran aktivitas dari satu gerakan ke gerakan lainnya ketika tiba-tiba terjadi perubahan pada dinamik lagu tersebut, atau ketika suara sleigh-bells (bel pada kereta luncur) berbunyi pada lagu Sleigh Ride. Latihan ini baik sekali untuk otot-otot bayi, bahkan untuk si ibu juga.

Anak kecil yang baru belajar berjalan pasti akan sangat menyukai berjalan-jalan mengelilingi ruangan atau menari-nari sambil mengikuti suara musik. Untuk membuatnya lebih bersemangat, lagu-lagu berirama cepat seperti Minuet in G-nya Beethoven, Horn and Violin Concerto dari Mozart, Bourree dari Bach, atau Water Music dari Handel dapat menarik perhatiannya untuk bermain. Kodaly menganjurkan untuk turut mengajak anak-anak kecil lainnya untuk bermain oper bola di dalam sebuah lingkaran sambil mendengarkan lagu-lagu tersebut karena olahraga ringan ini akan terasa sangat menyenangkan dan sangat baik untuk kesehatan.

Menurut Daniel Stern MD, seorang pakar di bidang perkembangan bayi, pada umumnya para ibu sudah memiliki insting apa yang harus dilakukan ketika bayinya menangis kelaparan. Biasanya dengan bersenandung ringan sebelum memberi makan bayinya, akan meredakan tangisan mereka yang sangat keras untuk sementara. Sayangnya, tidak semua ibu dapat melakukannya, atau bahkan pilihan lagunya tidak tepat. Oleh karena itu, ketika bayi menangis kelaparan, lagu The Marriage of Figaro dari Mozart merupakan pilihan yang tepat untuk membantu menenangkan tangisannya, tapi tidak akan membuatnya tertidur.

Tidak hanya perut yang harus diberi makan, otak pun demikian. Lagu-lagu karya Johann Sebastian Bach sangat terkenal dengan teknik musiknya yang sangat matematis dan merangsang otak untuk berpikir sehingga terkenal dengan julukan The Most Mathematical of Musical Techniques. Karya-karyanya bagaikan puzzle, dan sisi intelektualnya muncul terutama pada karyanya yang berbentuk fugues (musik yang sangat kompleks). Contohnya adalah Little Fugues dan Great Fugues. Selain penuh dengan tantangan, lagu-lagu tersebut juga sangat nikmat untuk didengarkan.

Kemudian, ketika saatnya tidur telah tiba, lagu-lagu dengan tempo yang lambat namun memiliki melodi yang sangat menghanyutkan dapat dijadikan pilihan untuk menenangkan bayi hingga membuatnya tertidur lelap. Lagu-lagu seperti itu dapat kita temui pada Eine Kleine Nachtmusik dan Piano Concerto dari Mozart, Sonata Pathetique dan Fur Elise-nya Beethoven, Air on G String karya Bach, dan tak lupa Lullaby dari Brahms, lagu ninabobo yang sangat terkenal di dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar